Monthly Archives: Juli 2012

CERMIN DI TENGAH BATANG (Bagian VI)

Standar

6. MENGGALI TALENTA
Oleh Sardono Syarief

Pak Gito masih tersenyum. Rupanya beliau merasa geli juga akan nama aslinya yang telah hilang. Sebuah nama bersejarah pemberian kedua orangtuanya yang kini tak pernah terdengar lagi di telinga. Karena hampir semua orang yang mengenalnya pasti akan memanggilnya dengan sebutan Sugito, bukan Hadikiroto atau Dito. Nama Hadikiroto entah hilang ke mana? Pak Gito sendiri tidak tahu rimbanya.
“Emm………maaf, Pak!”ujarku memecah keheningan.
“Iya?”Pak Gito agak tersentak.
“Kalau kami boleh tahu,”lanjutku. “Tahun berapa dulu Pak Gito masuk Sekolah Dasar?”
“Oh, itu?”Pak Gito mencoba mengingat-ingat. “Kalau tak salah,”katanya lebih lanjut. “Tahun 1963 atau 1964.”
“Di SD mana, Pak?”Gadis ikut menimpali.
“Di SD Negeri Sambong, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang.”
“Dari desa mana saja teman-teman Pak Gito dulu,Pak?”Melati ikut bertanya.
“Dari Desa Kecepak, Desa Pakis Aji, Desa Tegalsari, dan Desa Lawang Aji.” Read the rest of this entry

Iklan