Nek, dulu kau berkata
Pekalongan bakal menggema ke mana-mana lewat kota santrinya,
Pekalongan bakal terkenal di jagad internasional
Eriyah, sang primadona desa kaliboja,
Ari Yustisia Akbar, sang jawara olimpiade kimia tingkat dunia,
Siapa yang tak kenal?
Nek, kini terbukti sudah
Pekalongan telah banyak berubah
Sinar kotanya menerangi kegelapan berjuta jiwa rakyat yang ada
Cahyanya menghangatkan suasana kehidupan umat beragama
Apalagi kini, Pekalongan di bawah pimpinan ibu Bupati
Kemajuan pembangunan muncul di sana-sini
Pekalongan makin maju oleh banyak dosen dan guru
Yang siap mengatasi ketertinggalan pengetahuan dan ilmu
Nek,aku yakin, bila besok kau telah pulang dari Jedah
Tentu Nenek akan betah tinggal bersama Ibu Qomariyah
Bupati Pekalongan yang telah banyak membawa berkah
Nek, sungguh aku sangat senang
Tinggal di pekalongan, kota santriku yang amat tenang…..
Paninggaran, 20 Agustus 2008
Oleh : VIRDHA ANGGYTA
Kelas VI SDN 01 Paninggaran
Pekalongan 51164
Ok lach kalo begitue
mudah2an hrapan bisa tuk kembali spt dl lagi kan bisa terwujud.Oke?
Buat penulisnya saya acung jempol atas puisimu, bagus. Bagus. Bagus! Dan salut kepada Pak Sardono Syarif karena telah melangkah lebih awal lagi memaknai pembentukan karakter generasi muda lewat puisi. Selamat dan sukses senantiasa menggagas kata hati, merangkai cerita dan puisi. Salam Sastra.
Terima kasih atas komentar Anda, Pak Riyadi. Mhn maaf atas keterlambatan dlm saya membalas Anda. Pa kabar skrng?
Salut buat Pak Sardono Syarif, yang telah membangun komunitas sastra bocah lewat media ini. Pekerjaan yang tak pernah sia-sia demi bangsa negara ini ke depan karena yang pegang tentulah anak-anak, yang kini Pak Sardono bangun karakternya lewat mencintai sastra. Sekali lagi, salut. terus dan sukses. Salam kekerabatan.
Kalau ada waktu sudilah mampir ke blog saya, http:/sungkowoastro.blogspot.com
Terima kasih atas pujiannya, Pak Sungkowo. Memang dengan langkah seperti inilah salah satu cara mendewasakan generasi muda yang bisa kita ambil. He,he,he….
Maju terus, Pak Sardono. Dan teruslah berbagi kepada kami, yang masih baru belajar berjalan tertatih-tatih di dunia ini.
Maju terus, Pak Sardono. Teruslah berkarya….
Terima kasih atas dorongannya. Yok, kita latihan jalan bersama, Sobat!